Jumat, 03 Juli 2015

MOTIVASI MARIO TEGUH

As-salamualaikum,WrWb
Pada kesempatan kali ini, kita akan merangkum beberapa motivasi Mario teguh, mungkin ada yang lagi sedih, senyun dulu ya? karena hari-hari yang kita jalani dengan kesedihan tanpa berbuat sesuatu akan sia-sia. So tersenyumlah walau tampak sederhana, karena senyum itu sebagian dari ibadah, ooopps tapi jangan senyum-senyum sendiri ya? ^_^

Kata-kata motivasi 
Jangan pernah meremehkan diri sendiri.
Jika kamu tak bahagia dengan hidupmu,
perbaiki apa yang salah, dan teruslah melangkah..
Jangan sesali apa yang kau punya, cobalah mewujudkan apa yang tak kau punya...
Jangan pernah berhenti berusaha meski kegagalan selalu ada,
jika hari ini tak bisa mungkin esok akan indah pada waktunya ...
Jika sudah memiliki semua apa yang diinginkan, jangan lupa untuk selalu bersyukur
dan ingat untuk membantu orang yang masih membutuhkan uluran tanga kita ...
semangat menjalani hidup meski rintangan selalu menghadang,
carilah kebahagiaan dan berikan kebahagiaan untuk orang yang selalu ada untukmu ..

Pemenang Kehidupan
Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu. Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya, “Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?” Sahabatnya menjawab, “Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”
“Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.
“Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri.”
Sahabat, Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi. Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.
Coba renungkan. Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain? Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu? Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak! Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.

KETENANGAN

As-salamualaikum,.WrWb
Kehidupan manusia di dunia yg fana ini bermacam – macam, terkadang kita sebagai manusia sering merasakan senang, sedih, dan bahagia.
Berikut ini ini penawar yang diajarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam saat galau datang, kesedihan hinggap, perasaan tak menentu menyerang. Sangat mujarab dan ampuh dosa ini sebagaimana yang dikabarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, "melainkan Allah akan menghilangkan kesedihan dan kegelisahan (kegundahan)-nya serta menggantikannya dengan kegembiraan."

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي وَنُورَ صَدْرِي وَجِلَاءَ حُزْنِي وَذَهَابَ هَمِّي

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu, dan anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Hukum-Mu berlaku pada diriku. Ketetapan-Mu adil atas diriku. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu, agar Engkau jadikan Al-Qur'an sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku dan pelipur kesedihanku serta pelenyap bagi kegelisahanku."

Doa di atas didasarkan pada hadits dari Abdullah bin Mas'udradliyallah 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah seseorang tertimpa kegundahan (galau) dan kesedihan lalu berdoa (dengan doa di atas) melainkan Allah akan menghilangkan kesedihan dan kegelisahan (keundahan)-nya serta menggantikannya dengan kegembiraan.
beberapa  faktor yang mungkin membuat hati tidak tenang.
  1. Faktor biologi. Manusia memiliki otak yang berfungsi sebagai pusat pengatur segala aktivitas organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan sebagainya. Di dalam otak salah satunya terdapat dua unsur kimia (neurotransmitter), yaitu serotonin dan norepinephrine, di samping unsur-unsur kimia lain yang banyak terdapat dalam otak. Serotonin dan norephinephrine berfungsi dalam sistem saraf pusat yang berkaitan dengan suasana hati, ingatan, dan selera makan. Kelainan pada kedua neurotransmitter tersebut dapat memicu timbulnya gejala depresi, termasuk kecemasan, penyesuaian diri dan kelelahan. Kenapa bisa terjadi kelainan? Kurang lebih, karena otak atau kedua neurotransmitter tersebut dipaksa oleh tubuh untuk selalu bekerja, sehingga lama kelamaan akan menimbulkan suatu kejenuhan kerja otak yang mengakibatkan kelainan pada sistem saraf atau khususnya pada kedua neurotransmitter tersebut. Apabila hal ini dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan beberapa kerusakan saraf otak, seperti Neuritis, Amnesia, Epilepsi, Alzheimer, Parkinson, dan lain-lain.
  2.  Faktor Psikososial. Menurut Syaza Ismail (2013), ada beberapa hal yang menjadi penyebab terjadinya depresi ditinjau dari segi psikososial, antara lain:
    • Peristiwa kehidupan dan stress lingkungan, terutama ketika kehilangan sesuatu yang dicintai, baik orang, pekerjaan, harta, maupun benda kesayangan.
    • Faktor kepribadian premorbid, yaitu ketika seorang anak dibesarkan dalam lingkungan yang pesimistik atau kurangnya dorongan dan semangat dalam menjalani kehidupan.
    • Faktor psikoanalitik dan psikodinamik, misalnya ketika seseorang tidak bisa mengarahkan kemarahannya atau ketika seseorang merasa hidupnya tidak sesuai dengan yang dicita-citakannya.
    • Ketidakberdayaan yang dipelajari, yaitu kurangnya kemampuan seseorang dalam menganalisis dan menghadapi setiap permasalahan hidup.
    • Teori Triad Kognitif, yaitu berpandangan negatif terhadap masa depan, diri sendiri, dan pengalaman hidup. (Ismail, 2013) 

    Bismillah, depresi atau galau sebenarnya dapat mengancam semua manusia, tak terkecuali Nabiyyina Muhammad SAW ketika dakwah beliau ditolak dan ditentang oleh orang-orang kafir Quraisy saat itu. Tapi, tugas kita sekarang adalah meyakini dengan seyakin-yakinnya bahwa setiap ujian atau musibah yang datang kepada kita adalah atas kehendak-Nya. Jadi, sudah sepantasnya lah kita mengembalikan solusi masalah tersebut HANYA kepada-Nya.

    Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. Janganlah kamu sedih oleh perkataan mereka. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [QS. Yunus, 10 : 64-65]Cara membuat hati menjadi tenang :
    1. Meluruskan kembali keyakinan bahwa Allah-lah pengatur segala ciptaan-Nya
    2. Kita yakini bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya
    3. Kita yakini bahwa segala ujian pasti untuk meningkatkan keimanan, menghapus dosa, meninggikan derajat, dan mendekatkan hamba-Nya ke sisi-Nya.
    4. Sabar dan ikhlas
    5. Berprasangka baik kepada Allah dan sholat


Kamis, 02 Juli 2015

SAHABAT

As-salamualaikum,Wr.Wb
Sobat, kali ini kita akan membahas tentang persahabatan.
Sahabat merupakan naluri hati dari Sang Illahi untuk kita nikmati, karna itu sahabat merupakan anugrah terindah yang kita miliki, tak harus ada disamping kita. Namun sahabat itu selalu mengerti tentang keadaan yang kita alami ,hal baik maupun hal buruk sekalipun,
Don't worry, I am here for you, kata-kata itu selalu ada dalam setiap waktu, memberikan suatu harapan, seakan mentari tebit dua kali dalam satu hari. meski tak merubah keadaan namun cukup untuk mau merasakan kesedihan bersama. Sahabat itu tak perlu menanyakan, kamu kenapa? tapi sahabat yang baik itu selalu berkata, apapun yang sedang kamu rasakan saat ini, dari wajahmu aku tak akan pergi sampai aku melihat senyummu lagi.

Sahabat adalah mereka yang tahu kekuranganmu. namun tetap memilih bersamamu ketika orang lain meninggalkan mu. Sahabat bukan karena masalah sama-sama kaya atau miskin, masalah sama-sama pintar dengan tidaknya, bukan pula masalah sama-sama cantik atau sama-sama ganteng, tetapi sahabat itu adalah masalah menyatukan sebuah perbedaan dengan ikatan hati, bukan karena menginginkan sesuatu, bukan pula karena ingin di puji, tetapi semua itu dijalankan dengan rasa persaudaraan yang datangnya dari hati,

Namun tidak cukup sebatas itu sobat, sahabat yang baik adalah dia yang selalu menginginkan yang terbaik untuk kita, bahkan katanya, "kamu harus bisa lebih baik dari ku, insyaallah kamu bisa, meski jalan kita berbeda menuju kesuksesan, tapi percayalah Allah menguji mu karena Allah menyayangi mu, dan Allah memandang kamu lebih sanggup mejalani ini dari pada aku, kamu adalah orang pilihan yang insyaallah diberi kemudahan setelah datang ujian"  Subhanallah.

Sahabat yang baik bukan selalu  mendukung apa yang kita lakukan dan mengikuti kemana kita kan pergi, namun sahabat yang baik selalu memberi tahu jika kita salah dan selalu menuntun kejalan yang benar, agar kita tidak tersesat. Jadi pilihlah sahabat yang benar-benar memang bisa menuntun kita, bukan sahabat yang selalu mendukung apa yang kita lakukan, karena apa yang kita lakukan belum tentu benar. So carilah sesuatu yang baik karena  semata-mata untuk mecari Ridho Allah.

Arti Seorang Sahabat dalam Al-Quran dan Hadist. Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-gerinya teringat mati. Berkawan dengannya berjuang dijalan Allah. Masalah tetang persahabatan (persaudaraan)/ Ukhwah, Sebagaimana telah tertulis didalam hadist :
  1. “Seorang mukmin terhadap mukmin (lainnya) bagaikan satu bangunan, satu sama lain saling menguatkan.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
  2. “Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan saling berempati bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggotanya merasakan sakit maka seluruh tubuh turut merasakannya dengan berjaga dan merasakan demam.” (HR. Muslim)
  3. Rasulullah saw pernah ditanya oleh seorang sahabat, “Wahai Rasulullah kabarkanlah kepadaku amal yang dapat memasukkan aku ke surga”. Rasulullah menjawab; “Engkau menyembah Allah, jangan menyekutukan-Nya dengan segala sesuatu, engkau dirikan shalat, tunaikan zakat dan engkau menyambung silaturahmi”. (HR. Bukhari) 
  4. Dari Anas ra. mengatakan bahwa seseorang berada di sisi Rasulullah saw, lalu salah seorang sahabat melewatinya. Orang yang berada di sisi Rasulullah saw tersebut mengatakan, “Aku mencintai dia, ya Rasulullah.” Lalu Rasulullah saw bersabda, “Apakah kamu sudah memberitahukan dia?” Orang itu menjawab, “Belum.” Kemudian Rasulullah saw bersabda, “Beritahukan kepadanya.” Lalu orang tersebut memberitahukannya dan berkata, “Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.” Kemudian orang yang dicintai itu menjawab, “Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya.” (HR. Abu Dawud)
  5. “Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada salat dan saum?” Sahabat menjawab, “Tentu saja!” Rasulullah pun kemudian menjelaskan, “Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan ukhuwah di antara mereka, (semua itu) adalah amal saleh yang besar pahalanya. Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (H.R. Bukhari-Muslim).
    sumber : https://azizdesign.wordpress.com/hadits-ukhuwah/
"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk". (QS. Ali-Imran: 103)

Tetapi jangan pula, ada di antara kita, ada yang setelah membaca blog saya berpikiran "aku bukan sahabat terbaik untuknya, lebih baik kamu bersahabat dengan orang yang lebih sholeh dan sholehah dari pada saya, karena setelah saya baca blognya si pulan, aku merasa aku bukan sahabat yang baik untuk mu". Jangan ya sobat. Sungguh persahabatan itu indah, akan lebih indah jika kita sama-sama memperbaiki diri untuk menjadi sahabat yang baik untuk sahabat kita, akan lebih indah jika masalah itu kita jalani bersama bukan hanya demi kebaikan kita dan sahabat kita, tetapi untuk mendapat Ridho dari Allah SWT. Ingat ! Persahabatan itu menyatukan sebuah perbedaan menuju satu jalan, bukan memilih-milih lalu menjadikan diantaranya perbedaan.

Salam Ukhwah.
Wasslam,.Wr.Wb