As-salamualaikum,WrWb
Pada kesempatan kali ini, kita akan merangkum beberapa motivasi Mario teguh, mungkin ada yang lagi sedih, senyun dulu ya? karena hari-hari yang kita jalani dengan kesedihan tanpa berbuat sesuatu akan sia-sia. So tersenyumlah walau tampak sederhana, karena senyum itu sebagian dari ibadah, ooopps tapi jangan senyum-senyum sendiri ya? ^_^
Kata-kata motivasi
Jangan
pernah meremehkan diri sendiri.
Jika kamu tak bahagia dengan hidupmu,
perbaiki apa yang salah, dan teruslah melangkah..
Jangan sesali apa yang
kau punya, cobalah mewujudkan apa yang tak kau punya...
Jangan pernah berhenti berusaha meski kegagalan selalu ada,
jika hari ini tak bisa mungkin esok akan indah pada waktunya ...
Jika
sudah memiliki semua apa yang diinginkan, jangan lupa untuk selalu
bersyukur
dan ingat untuk membantu orang yang masih membutuhkan uluran
tanga kita ...
semangat menjalani hidup meski rintangan selalu
menghadang,
carilah kebahagiaan dan berikan kebahagiaan untuk orang yang
selalu ada untukmu ..
Pemenang Kehidupan
Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri
sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata
melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut. Orang pertama jelas jengkel
menerima layanan seperti itu. Yang mengherankan, orang kedua tetap
enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu. Lantas orang pertama
itu bertanya kepada sahabatnya, “Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada
penjual yang menyebalkan itu?” Sahabatnya menjawab, “Lho, kenapa aku
harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang
penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”
“Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.
“Ya,
itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk,
dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai
terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi
hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri.”
Sahabat,
Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita.
Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal
yang lebih buruk lagi. Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak
sopan lagi. Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula
pemurah tiba-tiba jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan
orang itu.
Coba renungkan. Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi
oleh orang lain? Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu
diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu? Jaga suasana hati. Jangan
biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita
bertindak! Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang
tidak baik.
Jumat, 03 Juli 2015
KETENANGAN
As-salamualaikum,.WrWb
Kehidupan manusia di dunia yg fana ini bermacam – macam, terkadang kita sebagai manusia sering merasakan senang, sedih, dan bahagia.
Berikut ini ini penawar yang diajarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam saat galau datang, kesedihan hinggap, perasaan tak menentu menyerang. Sangat mujarab dan ampuh dosa ini sebagaimana yang dikabarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, "melainkan Allah akan menghilangkan kesedihan dan kegelisahan (kegundahan)-nya serta menggantikannya dengan kegembiraan."
Kehidupan manusia di dunia yg fana ini bermacam – macam, terkadang kita sebagai manusia sering merasakan senang, sedih, dan bahagia.
Berikut ini ini penawar yang diajarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam saat galau datang, kesedihan hinggap, perasaan tak menentu menyerang. Sangat mujarab dan ampuh dosa ini sebagaimana yang dikabarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, "melainkan Allah akan menghilangkan kesedihan dan kegelisahan (kegundahan)-nya serta menggantikannya dengan kegembiraan."
اللَّهُمَّ
إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ
فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ
سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ
أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ
أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي وَنُورَ صَدْرِي وَجِلَاءَ حُزْنِي
وَذَهَابَ هَمِّي
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu, dan
anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Hukum-Mu berlaku pada
diriku. Ketetapan-Mu adil atas diriku. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama
yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau
turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seorang dari
makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu,
agar Engkau jadikan Al-Qur'an sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku dan
pelipur kesedihanku serta pelenyap bagi kegelisahanku."
Doa di atas
didasarkan pada hadits dari Abdullah bin Mas'udradliyallah 'anhu,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah
seseorang tertimpa kegundahan (galau) dan kesedihan lalu berdoa (dengan doa di
atas) melainkan Allah akan menghilangkan kesedihan dan kegelisahan
(keundahan)-nya serta menggantikannya dengan kegembiraan.
beberapa faktor yang mungkin membuat hati tidak tenang.- Faktor biologi. Manusia memiliki otak yang berfungsi sebagai pusat pengatur segala aktivitas organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan sebagainya. Di dalam otak salah satunya terdapat dua unsur kimia (neurotransmitter), yaitu serotonin dan norepinephrine, di samping unsur-unsur kimia lain yang banyak terdapat dalam otak. Serotonin dan norephinephrine berfungsi dalam sistem saraf pusat yang berkaitan dengan suasana hati, ingatan, dan selera makan. Kelainan pada kedua neurotransmitter tersebut dapat memicu timbulnya gejala depresi, termasuk kecemasan, penyesuaian diri dan kelelahan. Kenapa bisa terjadi kelainan? Kurang lebih, karena otak atau kedua neurotransmitter tersebut dipaksa oleh tubuh untuk selalu bekerja, sehingga lama kelamaan akan menimbulkan suatu kejenuhan kerja otak yang mengakibatkan kelainan pada sistem saraf atau khususnya pada kedua neurotransmitter tersebut. Apabila hal ini dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan beberapa kerusakan saraf otak, seperti Neuritis, Amnesia, Epilepsi, Alzheimer, Parkinson, dan lain-lain.
- Faktor Psikososial. Menurut Syaza Ismail (2013), ada beberapa hal yang menjadi penyebab
terjadinya depresi ditinjau dari segi psikososial, antara lain:
- Peristiwa kehidupan dan stress lingkungan, terutama ketika kehilangan sesuatu yang dicintai, baik orang, pekerjaan, harta, maupun benda kesayangan.
- Faktor kepribadian premorbid, yaitu ketika seorang anak dibesarkan dalam lingkungan yang pesimistik atau kurangnya dorongan dan semangat dalam menjalani kehidupan.
- Faktor psikoanalitik dan psikodinamik, misalnya ketika seseorang tidak bisa mengarahkan kemarahannya atau ketika seseorang merasa hidupnya tidak sesuai dengan yang dicita-citakannya.
- Ketidakberdayaan yang dipelajari, yaitu kurangnya kemampuan seseorang dalam menganalisis dan menghadapi setiap permasalahan hidup.
- Teori Triad Kognitif, yaitu berpandangan negatif terhadap masa depan, diri sendiri, dan pengalaman hidup. (Ismail, 2013)
Bismillah, depresi atau galau sebenarnya dapat mengancam semua manusia, tak terkecuali Nabiyyina Muhammad SAW ketika dakwah beliau ditolak dan ditentang oleh orang-orang kafir Quraisy saat itu. Tapi, tugas kita sekarang adalah meyakini dengan seyakin-yakinnya bahwa setiap ujian atau musibah yang datang kepada kita adalah atas kehendak-Nya. Jadi, sudah sepantasnya lah kita mengembalikan solusi masalah tersebut HANYA kepada-Nya.
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. Janganlah kamu sedih oleh perkataan mereka. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [QS. Yunus, 10 : 64-65]Cara membuat hati menjadi tenang :- Meluruskan kembali keyakinan bahwa Allah-lah pengatur segala ciptaan-Nya
- Kita yakini bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya
- Kita yakini bahwa segala ujian pasti untuk meningkatkan keimanan, menghapus dosa, meninggikan derajat, dan mendekatkan hamba-Nya ke sisi-Nya.
- Sabar dan ikhlas
- Berprasangka baik kepada Allah dan sholat
Kamis, 02 Juli 2015
SAHABAT
As-salamualaikum,Wr.Wb
Sobat, kali ini kita akan membahas tentang persahabatan.
Sobat, kali ini kita akan membahas tentang persahabatan.
Sahabat merupakan naluri hati dari Sang Illahi untuk kita nikmati, karna
itu sahabat merupakan anugrah terindah yang kita miliki, tak harus ada disamping
kita. Namun sahabat itu selalu mengerti tentang keadaan yang kita alami
,hal baik maupun hal buruk sekalipun,
Don't worry, I am here for you, kata-kata itu selalu ada dalam
setiap waktu, memberikan suatu harapan, seakan mentari tebit dua kali
dalam satu hari. meski tak merubah keadaan namun cukup untuk mau merasakan
kesedihan bersama. Sahabat itu tak perlu menanyakan, kamu kenapa? tapi sahabat yang baik itu selalu berkata, apapun yang sedang kamu rasakan saat ini, dari wajahmu aku tak akan pergi sampai aku melihat senyummu lagi.
Sahabat adalah mereka yang tahu kekuranganmu. namun tetap memilih bersamamu ketika orang lain meninggalkan mu. Sahabat bukan karena masalah sama-sama kaya atau miskin, masalah sama-sama pintar dengan tidaknya, bukan pula masalah sama-sama cantik atau sama-sama ganteng, tetapi sahabat itu adalah masalah menyatukan sebuah perbedaan dengan ikatan hati, bukan karena menginginkan sesuatu, bukan pula karena ingin di puji, tetapi semua itu dijalankan dengan rasa persaudaraan yang datangnya dari hati,
Namun tidak cukup sebatas itu sobat, sahabat yang baik adalah dia yang selalu menginginkan yang terbaik untuk kita, bahkan katanya, "kamu harus bisa lebih baik dari ku, insyaallah kamu bisa, meski jalan kita berbeda menuju kesuksesan, tapi percayalah Allah menguji mu karena Allah menyayangi mu, dan Allah memandang kamu lebih sanggup mejalani ini dari pada aku, kamu adalah orang pilihan yang insyaallah diberi kemudahan setelah datang ujian" Subhanallah.
Sahabat adalah mereka yang tahu kekuranganmu. namun tetap memilih bersamamu ketika orang lain meninggalkan mu. Sahabat bukan karena masalah sama-sama kaya atau miskin, masalah sama-sama pintar dengan tidaknya, bukan pula masalah sama-sama cantik atau sama-sama ganteng, tetapi sahabat itu adalah masalah menyatukan sebuah perbedaan dengan ikatan hati, bukan karena menginginkan sesuatu, bukan pula karena ingin di puji, tetapi semua itu dijalankan dengan rasa persaudaraan yang datangnya dari hati,
Namun tidak cukup sebatas itu sobat, sahabat yang baik adalah dia yang selalu menginginkan yang terbaik untuk kita, bahkan katanya, "kamu harus bisa lebih baik dari ku, insyaallah kamu bisa, meski jalan kita berbeda menuju kesuksesan, tapi percayalah Allah menguji mu karena Allah menyayangi mu, dan Allah memandang kamu lebih sanggup mejalani ini dari pada aku, kamu adalah orang pilihan yang insyaallah diberi kemudahan setelah datang ujian" Subhanallah.
Sahabat yang baik bukan selalu mendukung apa yang kita lakukan dan
mengikuti kemana kita kan pergi, namun sahabat yang baik selalu memberi
tahu jika kita salah dan selalu menuntun kejalan yang benar, agar kita
tidak tersesat. Jadi pilihlah sahabat yang benar-benar memang bisa menuntun kita, bukan
sahabat yang selalu mendukung apa yang kita lakukan, karena apa yang
kita lakukan belum tentu benar. So carilah sesuatu yang baik karena semata-mata untuk mecari Ridho Allah.
Tetapi jangan pula, ada di antara kita, ada yang setelah membaca blog saya berpikiran "aku bukan sahabat terbaik untuknya, lebih baik kamu bersahabat dengan orang yang lebih sholeh dan sholehah dari pada saya, karena setelah saya baca blognya si pulan, aku merasa aku bukan sahabat yang baik untuk mu". Jangan ya sobat. Sungguh persahabatan itu indah, akan lebih indah jika kita sama-sama memperbaiki diri untuk menjadi sahabat yang baik untuk sahabat kita, akan lebih indah jika masalah itu kita jalani bersama bukan hanya demi kebaikan kita dan sahabat kita, tetapi untuk mendapat Ridho dari Allah SWT. Ingat ! Persahabatan itu menyatukan sebuah perbedaan menuju satu jalan, bukan memilih-milih lalu menjadikan diantaranya perbedaan.
Salam Ukhwah.
Wasslam,.Wr.Wb
Arti Seorang Sahabat dalam Al-Quran dan Hadist. Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu
teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama,
melihat gerak-gerinya teringat mati. Berkawan dengannya berjuang dijalan Allah. Masalah tetang persahabatan (persaudaraan)/ Ukhwah, Sebagaimana telah tertulis didalam hadist :
- “Seorang mukmin terhadap mukmin (lainnya) bagaikan satu bangunan, satu sama lain saling menguatkan.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
- “Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan saling berempati bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggotanya merasakan sakit maka seluruh tubuh turut merasakannya dengan berjaga dan merasakan demam.” (HR. Muslim)
- Rasulullah saw pernah ditanya oleh seorang sahabat, “Wahai Rasulullah kabarkanlah kepadaku amal yang dapat memasukkan aku ke surga”. Rasulullah menjawab; “Engkau menyembah Allah, jangan menyekutukan-Nya dengan segala sesuatu, engkau dirikan shalat, tunaikan zakat dan engkau menyambung silaturahmi”. (HR. Bukhari)
- Dari Anas ra. mengatakan bahwa seseorang berada di sisi Rasulullah saw, lalu salah seorang sahabat melewatinya. Orang yang berada di sisi Rasulullah saw tersebut mengatakan, “Aku mencintai dia, ya Rasulullah.” Lalu Rasulullah saw bersabda, “Apakah kamu sudah memberitahukan dia?” Orang itu menjawab, “Belum.” Kemudian Rasulullah saw bersabda, “Beritahukan kepadanya.” Lalu orang tersebut memberitahukannya dan berkata, “Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.” Kemudian orang yang dicintai itu menjawab, “Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya.” (HR. Abu Dawud)
- “Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada
salat dan saum?” Sahabat menjawab, “Tentu saja!” Rasulullah pun kemudian
menjelaskan, “Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan
persaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang
terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan
ukhuwah di antara mereka, (semua itu) adalah amal saleh yang besar
pahalanya. Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan
rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (H.R. Bukhari-Muslim).
sumber : https://azizdesign.wordpress.com/hadits-ukhuwah/
Tetapi jangan pula, ada di antara kita, ada yang setelah membaca blog saya berpikiran "aku bukan sahabat terbaik untuknya, lebih baik kamu bersahabat dengan orang yang lebih sholeh dan sholehah dari pada saya, karena setelah saya baca blognya si pulan, aku merasa aku bukan sahabat yang baik untuk mu". Jangan ya sobat. Sungguh persahabatan itu indah, akan lebih indah jika kita sama-sama memperbaiki diri untuk menjadi sahabat yang baik untuk sahabat kita, akan lebih indah jika masalah itu kita jalani bersama bukan hanya demi kebaikan kita dan sahabat kita, tetapi untuk mendapat Ridho dari Allah SWT. Ingat ! Persahabatan itu menyatukan sebuah perbedaan menuju satu jalan, bukan memilih-milih lalu menjadikan diantaranya perbedaan.
Salam Ukhwah.
Wasslam,.Wr.Wb
Senin, 29 Juni 2015
TAHTA, HARTA & WANITA
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang TAHTA, HARTA & WANITA
Dalam pandangan islam, tahta, harta & wanita adalah piranti-piranti ibadah, bukan piranti kemaksiatan. Bekerja atau melakukan apapun dengan niat karna Allah SWT itu adalah berpahala, dan jika kita ditakdirkan menjadi orang yang sangat kaya raya, maka HARTA itulah yang kita pakai untuk mencapai tingkatan ketakwaan yang tinggi di hadapanNya. Memburu kebahagiaan di dunia sekaligus di akhirat. Itulah cara pandang orang mukmin. Begitu pula cara pandang terhadap tahta. TAHTA bukan dipandang sebagai rizki, tetapi dipandang sebagai amanah, dengan amanah itulah seseorang bisa mencapai ketakwaan tingkat tinggi, tingkat universal. Dimana kebijakan-kebijakan dalam mengembang amanah itu sungguh bermaslahah bagi umat dan itulah pahala tertinggi yang mengantarkan dia sebagai muslim yang muttaqin di dunia dan di akhirat. Kemudian terhadap lawan jenis, maka WANITA dipandang sebagai sebuah kehormatan, sebagai sosok ibu yang harus dihormati, dipandang sebagai istri yang halal, dan dari pandangan-pandangan yang religius inilah kita bersama mereka menuju surga Allah.
Akan tetapi ketiga-tiganya juga berpotensi, karena termasuk varian dunia yang oleh al-Quran disebut mataa? (hiasan) sekaligus ghurur (tipuan). Dua sifat untuk duniawi satu mataa? memang nikmat betul, tetapi ghuruur (menipu), bersifat sementara saja. Untuk itulah, maka bagaimana orang bisa memanfaatkan duniawi menjadi sebuah instrumen menuju kebahagiaan multi dimensi, fiddunya wal akhirah. Yaitu orang yang memandang kehidupan duniawi adalah kehidupan yang menipu, meskipun kita butuh dan kita menikmati, tetapi kita tidak terjebak. Sebagaimana firman Allah SWT
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ
وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ
وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ
الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآب
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14)
Sobat, namun kali ini yang lebih condong kita akan membahas tentang kedudukan seorang wanita, tulisan ini bukan dimaksudkan untuk mendeskripsikan para wanita yang begitu ringkih dan lemah. Apa lagi sampai menuduh mereka makhluk yang menjadi sumber petaka, jahat dan keji. Tidak sama sekali, Akan tetapi disini kita hanya ingin berkongsi ilmu serta mengingatkan, bahwa di balik kelemahan wanita tersimpan potensi yang sangat luar biasa untuk menggoda serta membinasakan laki-laki yang kuat perkasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan kepada para wanita di zaman beliau,
مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَذْهَبَ لِلُبِّ الرجل الحازم من إحداكن
“Aku tidak melihat ada manusia yang kurang akal dan agamanya, namun mampu meluluhkan nalar lelaki perkasa selain kalian”
Seandainya pun, Anda tidak memiliki kecantikan, kedudukan,
dan kesempatan seperti apa yang dimiliki Zulaikha, akan tetapi Anda
harus tahu barangkali tidak ada lelaki saat ini yang mampu menahan
fitnah wanita seperti Yusuf. Jika demikian halnya, hendaklah setiap wanita berusaha
menjaga diri. Jangan sampai ia menyebabkan para lelaki berpaling dari
Allah atau menyebabkan mereka bermaksiat kepada Allah. Baik itu
suaminya, orang tuanya, saudaranya, ataupun orang lain.
Sungguh maha adil Allah, ketika Allah memberikan kesempatan
sebesar-besarnya kepada para wanita untuk menjadi fitnah terbesar di
dunia, Allah juga memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada mereka
untuk menjadi perhiasan termahal dunia. Subhanallah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda,
الدنيا متاع، وخير متاع الدنيا المرأة الصالحة
“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim: 1467)
Tingginya Derajat Wanita dalam Islam :
- Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.
- Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 lelaki soleh.
- Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1.000 lelaki yang jahat.
- 2 rakaat sholat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.
- Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya daripada badannya (susu badan) akan dapat satu pahala daripada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
- Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad
- Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak nyenyak kerana menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.
- Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.
- Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya.
- Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadah.
- Wanita yang memerah susu binatang dengan "bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.
- Wanita yang menguli tepung gandum dengan bismillah", Allah akan berkatkan rezekinya.
- Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.
- Wanita yang menjaga sholat, puasa dan taat pada suami, Allah akan mengizinkannya untuk memasuki syurga dari mana-mana pintu yang dia sukai.
- Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.
- Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.
- Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun sholat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
- ekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.
- Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.
- Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh (2 1/2 tahun), maka maalaikat-maalaikat di langit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib baginya.
- Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
- Jika wanita memijit suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memijit suami bila disuruh akan mendapat pahala tola perak.
- Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.
- Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.
Hadis nabi mengenai wanita: Doa
perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang
lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal
tersebut, jawab baginda, "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa
orang yang penyayang tidak akan sia-sia".Wallahua'lam..
Nabi SAW ada bersabda yang bermaksud:
"Apabila seorang wanita menjaga solat lima waktu, berpuasa sebulan (Ramadan), menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, maka ketika berada di akhirat dikatakan kepadanya: Masuklah engkau ke dalam syurga dari pintu mana saja yang engkau sukai". (riwayat Ahmad 1/191, Shahihul Jami’ no. 660, 661)
Semoga bermanfaat,
Baca lah dengan seksama bacaan yang ada pada gambar di atas!
Wassalam,.WrWb
KEGAGALAN & KESABARAN SELALU BERGANDENGAN
As-salamualaikum,Wr,Wb
Setiap orang yang bernyawa, setiap orang menjalankan hidup, tentu tidaklah semudah yang dibayangkan, akan ada ujian,akan ada masalah yang datang menerpa, sama halnya dengan sebuah kapal yang berlayar di lautan, tidak mungkin kapal itu berlayar tanpa angin kencang yang kadangkala dapat membuat kapal hampir tenggelam, bukankah seperti itu sobat?
Ketika kita merasa berada dalam titik terendah dalam hidup, ketika kita merasa tidak dapat berbuat sesuatu untuk menggapai apa yang kita inginkan, ketika semua orang berpaling pandangan dari kita, coba lah tersenyum sobat, karena disaat itu lah Allah menguji iman seseorang akankah dia tetap pada pendiriannya atau malah berputus asa. Kegagalah bukan berarti hilang, tanyakan pada meraka yang telah dahulu merasakan arti sebuah kesabaran dan kegagalan, adakah orang-orang sukses di sana hidup tanpa sebuah kegagalan dan kesabaran? Jangan terlalu berkecil hati jika apa yang kita ingkan tidak bisa kita gapai. KEGAGALAN dan KESABARAN itu selalu bergandengan tangan. Jangan kita mencoba untuk memisahkan, jika mereka terpisah makan kita akan jatuh dalam keputus asaan. Air mata itu bukan tanda kelemahan tetapi air mata adalah tanda kekuatan baru yg disembunyikan oleh Allah SWT, jika masalah dalam hidup kita belum ada jalan keluarnya itu berarti Allah masih mengajarkan kita makna dari bersabar, ikhlas & terus berusaha.
Allah Ta’ala berfirman:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negeri kalian) dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung.” (Aali ‘Imraan:200)
Dan Allah
Ta’ala berfirman:
وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الأُمُورِ
“Tetapi orang yang bersabar dan mema`afkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (Asy-Syuuraa:43)Wasslam,.Wr.Wb
وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الأُمُورِ
“Tetapi orang yang bersabar dan mema`afkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (Asy-Syuuraa:43)Wasslam,.Wr.Wb
MEMOTONG KUKU
As-salamualaikum,Wr,Wb
Pada kesempatan ini, yang kita bahas adalah tentang Sunnah Rasul dalam MEMOTONG KUKU, Penelitian-penelitian dalam ilmu kedokteran mengungkapkan bahwa kuku yang panjang dapat mengundang penyakit, karena jutaan kuman akan bersarang didalam kuku, hayoo coba bayangkan, kalau kuku yang panjang itu adalah kuku kita, alangkah banyak kuman didalamnya, namun mungkin ada pertanyaan bagaimana kalau kukunya panjang tetapi bersih? secara logika, tanpa kita sadari, itu sudah mengundang kuman untuk berkumpul, walaupun kita menyangka itu bersih, kalau ada yang aman untuk menghindari penyakit kenapa dengan harus memanjangkan kuku? bukan kan kuku rapi, bersih itu lebih indah, dan bukan kah kebersihan itu sebagian dari iman, lalu kenapa masih ada yang memanjangkan kuku?
Penemuan ini menjelaskan kepada manusia sebagian hikmah di balik hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu hadits tentang sunnah-sunnah fithrah yang diwasiatkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam kepada manusia. Hadits ini adalah pondasi kebersihan individu. Hari yang baik untuk memotong kuku itu adalah hari Senin, Kamis, dan Jum’at. Kenapa??Karena yang sering digunakan untuk ibadah sunnah adalah hari-hari itu.
Mungkin diantara kita atau kebanyakan kita, ketika memotong kuku asal-asalan, mulai dari tangan kiri atau kanan, pokoknya tak beraturan. Walaupun ia dilihat hanya perkara kecil, namun kadang-kadang ia adalah perkara besar, dalam beberapa perkara hukum Islam, kuku tidak seharusnya diabaikan oleh umat Islam.
adapun tata cara/urutan memotong kukunya:
a. tangan
1. Mulai dari Jari Telunjuk tangan kanan.
2. Jari Tengah tangan kanan
3. Jari Manis tangan kanan
4. Jari Kelingking tangan kanan (Tinggalkan Ibu Jari tangan kanan)
5. Jari Kelingking tangan kiri
6. Jari Manis tangan kiri
7. Jari Tengah tangan kiri
8. Jari Telunjuk tangan kiri
9. Ibu Jari tangan kiri
10. Ibu Jari tangan kanan
b. kaki
Mulai dari kanan, lanjut sebelah kiri yaitu kelingking kiri. Mulai dari Kelingking Kanan dan bergerak ke jari-jari lain di sebelah kiri jari kelingking kana.
Pada kesempatan ini, yang kita bahas adalah tentang Sunnah Rasul dalam MEMOTONG KUKU, Penelitian-penelitian dalam ilmu kedokteran mengungkapkan bahwa kuku yang panjang dapat mengundang penyakit, karena jutaan kuman akan bersarang didalam kuku, hayoo coba bayangkan, kalau kuku yang panjang itu adalah kuku kita, alangkah banyak kuman didalamnya, namun mungkin ada pertanyaan bagaimana kalau kukunya panjang tetapi bersih? secara logika, tanpa kita sadari, itu sudah mengundang kuman untuk berkumpul, walaupun kita menyangka itu bersih, kalau ada yang aman untuk menghindari penyakit kenapa dengan harus memanjangkan kuku? bukan kan kuku rapi, bersih itu lebih indah, dan bukan kah kebersihan itu sebagian dari iman, lalu kenapa masih ada yang memanjangkan kuku?
Penemuan ini menjelaskan kepada manusia sebagian hikmah di balik hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu hadits tentang sunnah-sunnah fithrah yang diwasiatkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam kepada manusia. Hadits ini adalah pondasi kebersihan individu. Hari yang baik untuk memotong kuku itu adalah hari Senin, Kamis, dan Jum’at. Kenapa??Karena yang sering digunakan untuk ibadah sunnah adalah hari-hari itu.
Mungkin diantara kita atau kebanyakan kita, ketika memotong kuku asal-asalan, mulai dari tangan kiri atau kanan, pokoknya tak beraturan. Walaupun ia dilihat hanya perkara kecil, namun kadang-kadang ia adalah perkara besar, dalam beberapa perkara hukum Islam, kuku tidak seharusnya diabaikan oleh umat Islam.
adapun tata cara/urutan memotong kukunya:
a. tangan
1. Mulai dari Jari Telunjuk tangan kanan.
2. Jari Tengah tangan kanan
3. Jari Manis tangan kanan
4. Jari Kelingking tangan kanan (Tinggalkan Ibu Jari tangan kanan)
5. Jari Kelingking tangan kiri
6. Jari Manis tangan kiri
7. Jari Tengah tangan kiri
8. Jari Telunjuk tangan kiri
9. Ibu Jari tangan kiri
10. Ibu Jari tangan kanan
b. kaki
Mulai dari kanan, lanjut sebelah kiri yaitu kelingking kiri. Mulai dari Kelingking Kanan dan bergerak ke jari-jari lain di sebelah kiri jari kelingking kana.
Memotong kuku termasuk dalam amalan sunat, baik lelaki maupun perempuan, adapun hikmah dari syariat memotong kuku adalah menghilangkan kotoran yang melekat atau berkumpul di celahnya, baik tampak maupun yang tak tampak jelas, kotoran itu jika tidak dibersihkan akan dapat menghalangi air ketika bersuci. Selain itu, jika kuku dibiarkan panjang maka segala kotaran dan najis akan lebih mudah melekat dan dapat menimbulkan penyakit.
MAKAN & MINUM BERDIRI
As-salamualaikum,Wr,Wb
Kali ini kita akan membahas tentang MAKAN & MINUM SAMBIL BERDIRI
Sobat, mungkin kebanyakan dari kita belum mengetahui kenapa kita di larang makan dan minum sambil berdiri, dan mungkin pada umumnya, ada yang menganggap makan dan minum sambil berdiri itu biasa, padahal Rasulullah melarang perbuatan tersebut.
Sobat, dari ilmu kedokteran, alasan kenapa kita di larang untuk makan dan minum sambil berdiri mengungkapkan bahwa minum dalam keadaan berdiri menyebabkan air yang mengalir berjatuhan dengan keras pada dasar lambung dan menumbuknya, menjadikan lambung kendor dan menjadikan pencernaan sulit. Sebagaimana terus-menerus makan dan minum sambil berdiri dapat menimbulkan luka pada dinding lambung. Penemuan ini menjelaskan kepada manusia bahaya yang telah diperingatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits berikut ini.
Dari Anas radhiyallahu anhu dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam : “Sesungguhnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melarang seseorang untuk minum berdiri”. Qatadah (seorang tabi’in) berkata : “Kami bertanya kepada Anas, ‘Bagaimana dengan makan sambil berdiri?’ Anas menjawab, ‘Yang demikian itu lebih jelek dan lebih buruk.’ (HR. Muslim).
Sekecil dan seremeh apapun sesuatu menurut anggapan kita tidak akan terlepas dari sorotan Islam sehingga agama Islam memberikan petunjuk dan jalan kebaikan di dalamnya. Seperti halnya minum, Islam mengajarkan bagaimana tata cara minum. Para ulama menegaskan bahwa minum sambil duduk lebih utama dari pada minum sambil berdiri. Ini berdasarkan hadits Nabi SAW : “Janganlah di antara kalian minum sambil berdiri, bila terjadi maka muntahkanlah airnya,” (HR muslim).
Di samping itu, menurut Ibnul Qoyyim ada beberapa afat (akibat buruk) bila minum sambil berdiri. Apabila minum sambil berdiri, seperti pendapat Ibnul Qoyyim, maka di samping tidak dapat memberikan kesegaran pada tubuh secara optimal juga air yang masuk kedalam tubuh akan cepat turun ke organ tubuh bagian bawah. Hal ini dikarenakan air yang dikonsumsi tidak tertampung di dalam maiddah (lambung) yang nantinya akan dipompa oleh jantung untuk disalurkan keseluruh organ-organ tubuh. Dengan demikian air tidak akan menyebar ke organ-organ tubuh yang lain. Padahal menurut ilmu kedokteran tujuh puluh persen dari tubuh manusia terdiri dari zat cair.
Tulang-tulangpun mengandung air sebanyak tiga puluh sampai empat puluh persen. Sebagian besar darah terdiri dari air dimana terdapat larutan bahan-bahan selain sel-sel darah. Akibatnya bilamana pembuangan air dari dalam tubuh lebih besar dari pada pemasukannya, terjadilah dehidrasi yaitu kekurangan zat cair dalam tubuh. Begitu juga kadar air dalam jaringan tubuh diatur dengan tepat. Jika terdapat selisih sepuluh persen saja maka gejala-gejala serius akan timbul. Kalau selisih ini mencapai dua puluh persen maka orangnya akan mati.
Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.
Selain itu, Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal.
Jika kita minum sambil berdiri, air yang kita minum akan meluncur de dalam tubuh tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Dan hal ini bisa menyebabkan susah buang air kecil.
Nah sobat, mulai dari sekarang ayo kita jaga kesehatan kita, walaupun terlihat sepele namun apabila sering kita lakukan maka tanpa sadar kita sendiri lah yang akan membahayakan diri kita sendiri.oleh karena itu, kesehatan kita, kita lah yang akan menjaganya, sebagaimana pepatah mengatakan, lebih baik mencegah dari pada mengobati. betulkan? betul betul
Wassalam,.Wr.Wb
See you next time
Kali ini kita akan membahas tentang MAKAN & MINUM SAMBIL BERDIRI
Sobat, mungkin kebanyakan dari kita belum mengetahui kenapa kita di larang makan dan minum sambil berdiri, dan mungkin pada umumnya, ada yang menganggap makan dan minum sambil berdiri itu biasa, padahal Rasulullah melarang perbuatan tersebut.
Sobat, dari ilmu kedokteran, alasan kenapa kita di larang untuk makan dan minum sambil berdiri mengungkapkan bahwa minum dalam keadaan berdiri menyebabkan air yang mengalir berjatuhan dengan keras pada dasar lambung dan menumbuknya, menjadikan lambung kendor dan menjadikan pencernaan sulit. Sebagaimana terus-menerus makan dan minum sambil berdiri dapat menimbulkan luka pada dinding lambung. Penemuan ini menjelaskan kepada manusia bahaya yang telah diperingatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits berikut ini.
عن أنس – رضي الله عنه – ، عن النبيِّ – صلى الله عليه وسلم –
: أنه نَهى أن يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِماً . قَالَ قتادة : فَقُلْنَا
لأَنَسٍ : فالأَكْلُ ؟ قَالَ :
ذَلِكَ أَشَرُّ – أَوْ أخْبَثُ – رواه مسلم
Dari Anas radhiyallahu anhu dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam : “Sesungguhnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melarang seseorang untuk minum berdiri”. Qatadah (seorang tabi’in) berkata : “Kami bertanya kepada Anas, ‘Bagaimana dengan makan sambil berdiri?’ Anas menjawab, ‘Yang demikian itu lebih jelek dan lebih buruk.’ (HR. Muslim).
Sekecil dan seremeh apapun sesuatu menurut anggapan kita tidak akan terlepas dari sorotan Islam sehingga agama Islam memberikan petunjuk dan jalan kebaikan di dalamnya. Seperti halnya minum, Islam mengajarkan bagaimana tata cara minum. Para ulama menegaskan bahwa minum sambil duduk lebih utama dari pada minum sambil berdiri. Ini berdasarkan hadits Nabi SAW : “Janganlah di antara kalian minum sambil berdiri, bila terjadi maka muntahkanlah airnya,” (HR muslim).
Di samping itu, menurut Ibnul Qoyyim ada beberapa afat (akibat buruk) bila minum sambil berdiri. Apabila minum sambil berdiri, seperti pendapat Ibnul Qoyyim, maka di samping tidak dapat memberikan kesegaran pada tubuh secara optimal juga air yang masuk kedalam tubuh akan cepat turun ke organ tubuh bagian bawah. Hal ini dikarenakan air yang dikonsumsi tidak tertampung di dalam maiddah (lambung) yang nantinya akan dipompa oleh jantung untuk disalurkan keseluruh organ-organ tubuh. Dengan demikian air tidak akan menyebar ke organ-organ tubuh yang lain. Padahal menurut ilmu kedokteran tujuh puluh persen dari tubuh manusia terdiri dari zat cair.
Tulang-tulangpun mengandung air sebanyak tiga puluh sampai empat puluh persen. Sebagian besar darah terdiri dari air dimana terdapat larutan bahan-bahan selain sel-sel darah. Akibatnya bilamana pembuangan air dari dalam tubuh lebih besar dari pada pemasukannya, terjadilah dehidrasi yaitu kekurangan zat cair dalam tubuh. Begitu juga kadar air dalam jaringan tubuh diatur dengan tepat. Jika terdapat selisih sepuluh persen saja maka gejala-gejala serius akan timbul. Kalau selisih ini mencapai dua puluh persen maka orangnya akan mati.
Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.
Selain itu, Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal.
Jika kita minum sambil berdiri, air yang kita minum akan meluncur de dalam tubuh tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Dan hal ini bisa menyebabkan susah buang air kecil.
Nah sobat, mulai dari sekarang ayo kita jaga kesehatan kita, walaupun terlihat sepele namun apabila sering kita lakukan maka tanpa sadar kita sendiri lah yang akan membahayakan diri kita sendiri.oleh karena itu, kesehatan kita, kita lah yang akan menjaganya, sebagaimana pepatah mengatakan, lebih baik mencegah dari pada mengobati. betulkan? betul betul
Wassalam,.Wr.Wb
See you next time
Minggu, 28 Juni 2015
IKHTIAR
As-salamualaikum,Wr.Wb
Kali ini kita akan membahas tentang IKHTIAR.
Kebanyakan pada umumnya di bulan kelulusan,
Lulus SD, SMP, SMA,SNMPTN, SBMPTN, dan ujian lainnya.
Sobat, mungkin ada yang masih bingung untuk yang
lulusan SMA/MAN mau ngelanjutin kuliah dimana? SNMPTN tidak lulus, bakal banyak
akan menghadapi beraneka ujian lainnya, yang untuk lulus SNMPTN alhamdulillah,
mungkin perasaan demikan banyak dirasakan oleh beberapa orang dan tidak menutup
kemungkin dengan diri saya.
Sobat, Yakinlah, apapun yang kita jalani, insyaallah semua ada hikmah dan tersimpan kebaikan dibalik semua itu, oleh karena itu, apapun yang kita jalani tidak akan instan begitu saja, dia akan bertahap-tahap dan berproses, jadi, jikalau ada keinginan kita kita yang tidak kesampean, atau lebih tepatnya belum terwujud, jangan lah kita marah, tambah galau apalagi berputus asa, karena Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang berputus asa. Sebagaimana telah dijelaskan dalam firman-Nya:
Sobat, Yakinlah, apapun yang kita jalani, insyaallah semua ada hikmah dan tersimpan kebaikan dibalik semua itu, oleh karena itu, apapun yang kita jalani tidak akan instan begitu saja, dia akan bertahap-tahap dan berproses, jadi, jikalau ada keinginan kita kita yang tidak kesampean, atau lebih tepatnya belum terwujud, jangan lah kita marah, tambah galau apalagi berputus asa, karena Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang berputus asa. Sebagaimana telah dijelaskan dalam firman-Nya:
وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ
اللَّهِ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat
Allah, sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang
kafir.”(Q.S. Yusuf : 87)
Maka berputus asa dari rahmat Allah dan merasa
jauh dari rahmat-Nya merupakan dosa besar. Kewajiban seorang manusia adalah
selalu berbaik sangka terhadap Rabb-nya. Jika dia meminta kepada Allah,
maka dia selalu berprasangka baik bahwa Allah akan mengabulkan permintaannya.
Jika dia beribadah sesuai dengan syariat, dia selalu optimis bahwa amalannya
akan diterima, dan jika dia ditimpa suatu kesusahan dia tetap berprasangka baik
bahwa Allah akan menghilangkan kesusahan tersebut.
Untuk semua itu, untuk mewujudkan harapan yang hampir tenggelam kita butuh yang namanya IKHTIAR,
apa itu ikhtiar? kita akan dibahas disini sobat. Seperti pepatah mengatakan, Jatuh itu biasa, tapi bangkit setelah jatuh itu luar biasa, kita ceritakan dari pepatah yang kita bahas, jika sekali kita terjatuh, dan kita langsung mundur, harapan itu akan benar-benar tenggelam, dan tak akan pernah muncul, karena sesuatu yang kita lakukan semuanya tergantung pada diri kita sendiri, kitalah yang harus memilih, untuk MAJU? ataukah MUNDUR?
Untuk semua itu, untuk mewujudkan harapan yang hampir tenggelam kita butuh yang namanya IKHTIAR,
apa itu ikhtiar? kita akan dibahas disini sobat. Seperti pepatah mengatakan, Jatuh itu biasa, tapi bangkit setelah jatuh itu luar biasa, kita ceritakan dari pepatah yang kita bahas, jika sekali kita terjatuh, dan kita langsung mundur, harapan itu akan benar-benar tenggelam, dan tak akan pernah muncul, karena sesuatu yang kita lakukan semuanya tergantung pada diri kita sendiri, kitalah yang harus memilih, untuk MAJU? ataukah MUNDUR?
إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ * سورة الرعد 11
Artinya : …” Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu
kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri …”
( QS. Ar-Ra’du 11 )Sobat, Yakinilah apabila setelah kita melakukan apa-apa untuk mencapai kenginan kita namun hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, jangan lah berkecil hati, sesungguhnya Allah maha mengetahui, Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan bukan tentang apa yang kita inginkan, karena rencana Allah selalu lebih indah dari rencana seorang manusia. Allah tidak akan memberi ujian diluar batas kemampuan kita sebagaimana telah dijelaskan dalam Al-quran :
لاَ يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَاۤ اِنْ نَّسِيْنَاۤ اَوْ اَخْطَاْنَاۚ رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَاۤ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَه عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَاۚرَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِه ۚ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا اَنْتَ مَوْلٰنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Artinya : “Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan batas kemampuannya. Baginya ganjaran untuk apa yang diusahakannya, dan ia akan mendapat siksaan untuk apa yang diusahakannya. Dan mereka berkata, Ya Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau kami berbuat salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau membebani kami tanggung jawab seperti Engkau telah bebankan atas orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami janganlah Engkau membebani kami apa yang kami tidak kuat menanggungnya; dan ma’afkanlah kami dan ampunilah kami serta kasihanilah kami kerana Engkaulah Pelindung kami, maka tolonglah kami terhadap kaum kafir.” (Al Baqarah : 287)
Ada rahasia
dibalik rahasia atas setiap ujian yang Allah berikan kepada setiap makhluk-Nya.
Karena sungguh Allah memiliki alasan mengapa Ia menurunkan ujian kepada Hamba
HambaNya, bukan semata mata karena ingin memberikan teguran, tetapi harus kita
yakini ini adalah bentuk training dari Allah kepada diri kita agar kita bisa
menapaki derajat insan yang beriman di sisi Allah SWT. Sungguh Allah tidak akan
menguji suatu kaum melainkan sesuai dengan kemampuannya. Allah tidak akan
menguji hambaNya di luar batas kemampuan hambaNya, maka yakinlah bahwa di
setiap ujian yang Allah berikan kepada kita mampu untuk kita hadapi, karena
yang menjadi masalah adalah bukan ujian yang datang, tetapi bagaimana cara kita
menghadapi dan mengambil hikmah dari setiap kejadian yang datang kepada kita.
Laksana anak kecil yang akan naik kelas dari mulai kelas 1 ke kelas 2, maka
untuk bisa mencapai ke kelas 2 sang anak pun harus bisa melewati ujian apakah
ia mampu untuk lulus masuk ke kelas 2 atau tidak. Ujian Allah bisa datang kapan
saja dan dari arah yang tidak di duga duga, ia seperti angin yang sulit untuk
kita terka arah datangnya. Maka Hal yang kemudian harus kita siapkan adalah
bukan untuk mengetahui kapan ujian itu datang, tetapi seberapa siapkah diri
kita untuk menyiapkan manuver keimanan ketika ujian itu datang.
Langganan:
Komentar (Atom)









