Senin, 29 Juni 2015

TAHTA, HARTA & WANITA

As-salamualaikum,.Wr,.Wb
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang TAHTA, HARTA & WANITA
Dalam pandangan islam, tahta, harta & wanita adalah piranti-piranti ibadah, bukan piranti kemaksiatan. Bekerja atau melakukan apapun dengan niat karna Allah SWT itu adalah berpahala, dan jika kita ditakdirkan menjadi orang yang sangat kaya raya, maka HARTA itulah yang kita pakai untuk mencapai tingkatan ketakwaan yang tinggi di hadapanNya. Memburu kebahagiaan di dunia sekaligus di akhirat. Itulah cara pandang orang mukmin. Begitu pula cara pandang terhadap tahta. TAHTA bukan dipandang sebagai rizki, tetapi dipandang sebagai amanah, dengan amanah itulah seseorang bisa mencapai ketakwaan tingkat tinggi, tingkat universal. Dimana kebijakan-kebijakan dalam mengembang amanah itu sungguh bermaslahah bagi umat dan itulah pahala tertinggi yang mengantarkan dia sebagai muslim yang muttaqin di dunia dan di akhirat. Kemudian terhadap lawan jenis, maka WANITA dipandang sebagai sebuah kehormatan, sebagai sosok ibu yang harus dihormati, dipandang sebagai istri yang halal, dan dari pandangan-pandangan yang religius inilah kita bersama mereka menuju surga Allah.

Akan tetapi ketiga-tiganya juga berpotensi, karena termasuk varian dunia yang oleh al-Quran disebut mataa? (hiasan) sekaligus ghurur (tipuan). Dua sifat untuk duniawi satu mataa? memang nikmat betul, tetapi ghuruur (menipu), bersifat sementara saja. Untuk itulah, maka bagaimana orang bisa memanfaatkan duniawi menjadi sebuah instrumen menuju kebahagiaan multi dimensi, fiddunya wal akhirah. Yaitu orang yang memandang kehidupan duniawi adalah kehidupan yang menipu, meskipun kita butuh dan kita menikmati, tetapi kita tidak terjebak. Sebagaimana firman Allah SWT


زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآب

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14)

Sobat, namun kali ini yang lebih condong kita akan membahas tentang kedudukan seorang wanita, tulisan ini bukan dimaksudkan untuk mendeskripsikan para wanita yang begitu ringkih dan lemah. Apa lagi sampai menuduh mereka makhluk yang menjadi sumber petaka, jahat dan keji. Tidak sama sekali, Akan tetapi disini kita hanya ingin berkongsi ilmu serta mengingatkan, bahwa di balik kelemahan wanita tersimpan potensi yang sangat luar biasa untuk menggoda serta membinasakan laki-laki yang kuat perkasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan kepada para wanita di zaman beliau,
مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَذْهَبَ لِلُبِّ الرجل الحازم من إحداكن

Aku tidak melihat ada manusia yang kurang akal dan agamanya, namun mampu meluluhkan nalar lelaki perkasa selain kalian
Seandainya pun, Anda tidak memiliki kecantikan, kedudukan, dan kesempatan seperti apa yang dimiliki Zulaikha, akan tetapi Anda harus tahu barangkali tidak ada lelaki saat ini yang mampu menahan fitnah wanita seperti Yusuf. Jika demikian halnya, hendaklah setiap wanita berusaha menjaga diri. Jangan sampai ia menyebabkan para lelaki berpaling dari Allah atau menyebabkan mereka bermaksiat kepada Allah. Baik itu suaminya, orang tuanya, saudaranya, ataupun orang lain. 

Sungguh maha adil Allah, ketika Allah memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada para wanita untuk menjadi fitnah terbesar di dunia, Allah juga memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada mereka untuk menjadi perhiasan termahal dunia. Subhanallah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
 الدنيا متاع، وخير متاع الدنيا المرأة الصالحة

Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim: 1467)

Tingginya Derajat Wanita dalam Islam :
  1. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.
  2. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 lelaki soleh.
  3. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1.000 lelaki yang jahat.
  4. 2 rakaat sholat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.
  5. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya daripada badannya (susu badan) akan dapat satu pahala daripada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
  6. Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad
  7. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak nyenyak kerana menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.
  8. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.
  9. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya.
  10. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadah.
  11. Wanita yang memerah susu binatang dengan "bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.
  12. Wanita yang menguli tepung gandum dengan bismillah", Allah akan berkatkan rezekinya.
  13. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.
  14. Wanita yang menjaga sholat, puasa dan taat pada suami, Allah akan mengizinkannya untuk memasuki syurga dari mana-mana pintu yang dia sukai.
  15. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.
  16. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.
  17. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun sholat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
  18. ekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.
  19.  Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.
  20. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh (2 1/2 tahun), maka maalaikat-maalaikat di langit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib baginya.
  21. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
  22. Jika wanita memijit suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memijit suami bila disuruh akan mendapat pahala tola perak.
  23. Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.
  24. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.
Hadis nabi mengenai wanita: Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut, jawab baginda, "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia".Wallahua'lam..

Nabi SAW ada bersabda yang bermaksud:
"Apabila seorang wanita menjaga solat lima waktu, berpuasa sebulan (Ramadan), menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, maka ketika berada di akhirat dikatakan kepadanya: Masuklah engkau ke dalam syurga dari pintu mana saja yang engkau sukai"
. (riwayat Ahmad 1/191, Shahihul Jami’ no. 660, 661)

Semoga bermanfaat,
Baca lah dengan seksama bacaan yang ada pada gambar di atas!
Wassalam,.WrWb





KEGAGALAN & KESABARAN SELALU BERGANDENGAN







 As-salamualaikum,Wr,Wb
Setiap orang yang bernyawa, setiap orang menjalankan hidup, tentu tidaklah semudah yang dibayangkan, akan ada ujian,akan ada masalah yang datang menerpa, sama halnya dengan sebuah kapal yang berlayar di lautan, tidak mungkin kapal itu berlayar tanpa angin kencang yang kadangkala dapat membuat kapal hampir tenggelam, bukankah seperti itu sobat?

Ketika kita merasa berada dalam titik terendah dalam hidup, ketika kita merasa tidak dapat berbuat sesuatu untuk menggapai apa yang kita inginkan, ketika semua orang berpaling pandangan dari kita, coba lah tersenyum sobat, karena disaat itu lah Allah menguji iman seseorang akankah dia tetap pada pendiriannya atau malah berputus asa. Kegagalah bukan berarti hilang, tanyakan pada meraka yang telah dahulu merasakan arti sebuah kesabaran dan  kegagalan, adakah orang-orang sukses di sana hidup tanpa sebuah kegagalan dan kesabaran? Jangan terlalu berkecil hati jika apa yang kita ingkan tidak bisa kita gapai. KEGAGALAN dan KESABARAN itu selalu bergandengan tangan. Jangan kita mencoba untuk memisahkan, jika mereka terpisah makan kita akan jatuh dalam keputus asaan.  Air mata itu bukan tanda kelemahan tetapi air mata adalah tanda kekuatan baru yg disembunyikan oleh Allah SWT, jika masalah dalam hidup kita belum ada jalan keluarnya itu berarti Allah masih mengajarkan kita makna dari bersabar, ikhlas & terus berusaha.

Allah Ta’ala berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negeri kalian) dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung.” (Aali ‘Imraan:200)


Dan Allah Ta’ala berfirman:

وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الأُمُورِ

“Tetapi orang yang bersabar dan mema`afkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (Asy-Syuuraa:43)Wasslam,.Wr.Wb



MEMOTONG KUKU

As-salamualaikum,Wr,Wb
Pada kesempatan ini, yang kita bahas adalah tentang Sunnah Rasul dalam MEMOTONG KUKU, Penelitian-penelitian dalam ilmu kedokteran mengungkapkan bahwa kuku yang panjang dapat mengundang penyakit, karena jutaan kuman akan bersarang didalam kuku, hayoo coba bayangkan, kalau kuku yang panjang itu adalah kuku kita, alangkah banyak kuman didalamnya, namun mungkin ada pertanyaan bagaimana kalau kukunya panjang tetapi bersih? secara logika, tanpa kita sadari, itu sudah mengundang kuman untuk berkumpul, walaupun kita menyangka itu bersih, kalau ada yang aman untuk menghindari penyakit kenapa dengan harus memanjangkan kuku? bukan kan kuku rapi, bersih itu lebih indah, dan bukan kah kebersihan itu sebagian dari iman, lalu kenapa masih ada yang memanjangkan kuku?

Penemuan ini menjelaskan kepada manusia sebagian hikmah di balik hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu hadits tentang sunnah-sunnah fithrah yang diwasiatkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam kepada manusia. Hadits ini adalah pondasi kebersihan individu. Hari yang baik untuk memotong kuku itu adalah hari Senin, Kamis, dan Jum’at. Kenapa??Karena yang sering digunakan untuk ibadah sunnah adalah hari-hari itu.

Mungkin diantara kita atau kebanyakan kita, ketika memotong kuku asal-asalan, mulai dari tangan kiri atau kanan, pokoknya tak beraturan. Walaupun ia dilihat hanya perkara kecil, namun kadang-kadang ia adalah perkara besar, dalam beberapa perkara hukum Islam, kuku tidak seharusnya diabaikan oleh umat Islam.
adapun tata cara/urutan memotong kukunya:

a. tangan
1. Mulai dari Jari Telunjuk tangan kanan.
2. Jari Tengah tangan kanan
3. Jari Manis tangan kanan
4. Jari Kelingking tangan kanan (Tinggalkan Ibu Jari tangan kanan)
5. Jari Kelingking tangan kiri
6. Jari Manis tangan kiri
7. Jari Tengah tangan kiri
8. Jari Telunjuk tangan kiri
9. Ibu Jari tangan kiri
10. Ibu Jari tangan kanan

b. kaki
Mulai dari kanan, lanjut sebelah kiri yaitu kelingking kiri. Mulai dari Kelingking Kanan dan bergerak ke jari-jari lain di sebelah kiri jari kelingking kana.



  
Memotong kuku termasuk dalam amalan sunat, baik lelaki maupun perempuan, adapun hikmah dari syariat memotong kuku adalah menghilangkan kotoran yang melekat atau berkumpul di celahnya, baik tampak maupun yang tak tampak jelas, kotoran itu jika tidak dibersihkan akan dapat menghalangi air ketika bersuci. Selain itu, jika kuku dibiarkan panjang maka segala kotaran dan najis akan lebih mudah melekat dan dapat menimbulkan penyakit.

MAKAN & MINUM BERDIRI

As-salamualaikum,Wr,Wb
Kali ini kita akan membahas tentang MAKAN & MINUM SAMBIL BERDIRI
Sobat, mungkin kebanyakan dari kita belum mengetahui kenapa kita di larang makan dan minum sambil berdiri, dan mungkin pada umumnya, ada yang menganggap makan dan minum sambil berdiri itu biasa, padahal Rasulullah melarang perbuatan tersebut.

Sobat, dari ilmu kedokteran, alasan kenapa kita di larang untuk makan dan minum sambil berdiri mengungkapkan bahwa minum dalam keadaan berdiri menyebabkan air yang mengalir berjatuhan dengan keras pada dasar lambung dan menumbuknya, menjadikan lambung kendor dan menjadikan pencernaan sulit. Sebagaimana terus-menerus makan dan minum sambil berdiri dapat menimbulkan luka pada dinding lambung. Penemuan ini menjelaskan kepada manusia bahaya yang telah diperingatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits berikut ini.

عن أنس – رضي الله عنه – ، عن النبيِّ – صلى الله عليه وسلم – : أنه نَهى أن يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِماً . قَالَ قتادة : فَقُلْنَا لأَنَسٍ : فالأَكْلُ ؟ قَالَ :
ذَلِكَ أَشَرُّ – أَوْ أخْبَثُ – رواه مسلم

Dari Anas radhiyallahu anhu dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam : “Sesungguhnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melarang seseorang untuk minum berdiri”. Qatadah (seorang tabi’in) berkata : “Kami bertanya kepada Anas, ‘Bagaimana dengan makan sambil berdiri?’ Anas menjawab, ‘Yang demikian itu lebih jelek dan lebih buruk.’ (HR. Muslim).

Sekecil dan seremeh apapun sesuatu menurut anggapan kita tidak akan terlepas dari sorotan Islam sehingga agama Islam memberikan petunjuk dan jalan kebaikan di dalamnya. Seperti halnya minum, Islam mengajarkan bagaimana tata cara minum. Para ulama menegaskan bahwa minum sambil duduk lebih utama dari pada minum sambil berdiri. Ini berdasarkan hadits Nabi SAW : “Janganlah di antara kalian minum sambil berdiri, bila terjadi maka muntahkanlah airnya,” (HR muslim).

Di samping itu, menurut Ibnul Qoyyim ada beberapa afat (akibat buruk) bila minum sambil berdiri. Apabila minum sambil berdiri, seperti pendapat Ibnul Qoyyim, maka di samping tidak dapat memberikan kesegaran pada tubuh secara optimal juga air yang masuk kedalam tubuh akan cepat turun ke organ tubuh bagian bawah. Hal ini dikarenakan air yang dikonsumsi tidak tertampung di dalam maiddah (lambung) yang nantinya akan dipompa oleh jantung untuk disalurkan keseluruh organ-organ tubuh. Dengan demikian air tidak akan menyebar ke organ-organ tubuh yang lain. Padahal menurut ilmu kedokteran tujuh puluh persen dari tubuh manusia terdiri dari zat cair.

Tulang-tulangpun mengandung air sebanyak tiga puluh sampai empat puluh persen. Sebagian besar darah terdiri dari air dimana terdapat larutan bahan-bahan selain sel-sel darah. Akibatnya bilamana pembuangan air dari dalam tubuh lebih besar dari pada pemasukannya, terjadilah dehidrasi yaitu kekurangan zat cair dalam tubuh. Begitu juga kadar air dalam jaringan tubuh diatur dengan tepat. Jika terdapat selisih sepuluh persen saja maka gejala-gejala serius akan timbul. Kalau selisih ini mencapai dua puluh persen maka orangnya akan mati.

Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.
Selain itu, Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal.

Jika kita minum sambil berdiri, air yang kita minum akan meluncur de dalam tubuh tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Dan hal ini bisa menyebabkan susah buang air kecil.

Nah sobat, mulai dari sekarang ayo kita jaga kesehatan kita, walaupun terlihat sepele namun apabila sering kita lakukan maka tanpa sadar kita sendiri lah yang akan membahayakan diri kita sendiri.oleh karena itu, kesehatan kita, kita lah yang akan menjaganya, sebagaimana pepatah mengatakan, lebih baik mencegah dari pada mengobati. betulkan? betul betul

Wassalam,.Wr.Wb
See you next time





Minggu, 28 Juni 2015

IKHTIAR



As-salamualaikum,Wr.Wb
Kali ini kita akan membahas tentang IKHTIAR.
Kebanyakan pada umumnya di bulan kelulusan,
Lulus SD, SMP, SMA,SNMPTN, SBMPTN, dan ujian lainnya.
Sobat, mungkin ada yang masih bingung untuk yang lulusan SMA/MAN mau ngelanjutin kuliah dimana? SNMPTN tidak lulus, bakal banyak akan menghadapi beraneka ujian lainnya, yang untuk lulus SNMPTN alhamdulillah, mungkin perasaan demikan banyak dirasakan oleh beberapa orang dan tidak menutup kemungkin dengan diri saya.

Sobat, Yakinlah, apapun yang kita jalani, insyaallah semua ada hikmah dan tersimpan kebaikan dibalik semua itu, oleh karena itu, apapun yang kita jalani tidak akan instan begitu saja, dia akan bertahap-tahap dan berproses, jadi, jikalau ada keinginan kita kita yang tidak kesampean, atau lebih tepatnya belum terwujud, jangan lah kita marah, tambah galau apalagi berputus asa, karena Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang berputus asa. Sebagaimana telah dijelaskan dalam  firman-Nya:

وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.”(Q.S. Yusuf : 87)
Maka berputus asa dari rahmat Allah dan merasa jauh dari rahmat-Nya merupakan dosa besar. Kewajiban seorang manusia adalah selalu berbaik sangka  terhadap Rabb-nya. Jika dia meminta kepada Allah, maka dia selalu berprasangka baik bahwa Allah akan mengabulkan permintaannya. Jika dia beribadah sesuai dengan syariat, dia selalu optimis bahwa amalannya akan diterima, dan jika dia ditimpa suatu kesusahan dia tetap berprasangka baik bahwa Allah akan menghilangkan kesusahan tersebut.

Untuk semua itu, untuk mewujudkan harapan yang hampir tenggelam kita butuh yang namanya IKHTIAR,
apa itu ikhtiar? kita akan dibahas disini sobat. Seperti pepatah mengatakan, Jatuh itu biasa, tapi bangkit setelah jatuh itu luar biasa, kita ceritakan dari pepatah yang kita bahas, jika sekali kita terjatuh, dan kita langsung mundur, harapan itu akan benar-benar tenggelam, dan tak akan pernah muncul, karena sesuatu yang kita lakukan semuanya tergantung pada diri kita sendiri, kitalah yang harus memilih, untuk MAJU? ataukah MUNDUR?

IKHTIAR secara bahasa adalah memilih, manakala kita harus memilih, kita ingin menjadi PRESIDEN kah? DOKTER kah? POLISI kah? BIDAN kah? GURU kah? itu semua tergantug dengan apa yang kita inginkan harus sesuai dengan usaha kita, jangan pula kita ingin menjadi DOKTER, Tapi tidak ada usaha yang kita lakukan, itu sama saja dengan mencoba menggenggam angin (Usaha yang sia-sia), dengan kata lain secara istilah ikhtiar adalah usaha seorang hamba untuk memperoleh apa yang di kehendakinya. Orang yang berikhtiar bererti dia memilih suatu pekerjaan kemudian dia melakukan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh agar dapat berhasil dan berjaya, dan sebagai seorang muslim di wajibkan untuk senantiasa berikhtiar sekuat tenaga dan kemampuannya. setelah dia berikhtiar maka dia harus menyerahkan segala usahanya kepada Allah swt. Sebagimana telah dijelaskan dalam Al-quran :


إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ * سورة الرعد 11
Artinya : …” Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri …” ( QS. Ar-Ra’du 11 )

Sobat, Yakinilah apabila setelah kita melakukan apa-apa untuk mencapai kenginan kita namun hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, jangan lah berkecil hati, sesungguhnya Allah maha mengetahui, Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan bukan tentang apa yang kita inginkan, karena rencana Allah selalu lebih indah dari rencana seorang manusia. Allah tidak akan memberi ujian diluar batas kemampuan kita sebagaimana telah dijelaskan dalam Al-quran :

لاَ يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلاَّ وُسْعَهَا‌ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ‌ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَاۤ اِنْ نَّسِيْنَاۤ اَوْ اَخْطَاْنَا‌ۚ رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَاۤ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَه عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا‌‌ۚرَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِه‌ ۚ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا اَنْتَ مَوْلٰنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

Artinya : “Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan batas kemampuannya. Baginya ganjaran untuk apa yang diusahakannya, dan ia akan mendapat siksaan untuk apa yang diusahakannya. Dan mereka berkata, Ya Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau kami berbuat salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau membebani kami tanggung jawab seperti Engkau telah bebankan atas orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami janganlah Engkau membebani kami apa yang kami tidak kuat menanggungnya; dan ma’afkanlah kami dan ampunilah kami serta kasihanilah kami kerana Engkaulah Pelindung kami, maka tolonglah kami terhadap kaum kafir.” (Al Baqarah : 287)


Ada rahasia dibalik rahasia atas setiap ujian yang Allah berikan kepada setiap makhluk-Nya. Karena sungguh Allah memiliki alasan mengapa Ia menurunkan ujian kepada Hamba HambaNya, bukan semata mata karena ingin memberikan teguran, tetapi harus kita yakini ini adalah bentuk training dari Allah kepada diri kita agar kita bisa menapaki derajat insan yang beriman di sisi Allah SWT. Sungguh Allah tidak akan menguji suatu kaum melainkan sesuai dengan kemampuannya. Allah tidak akan menguji hambaNya di luar batas kemampuan hambaNya, maka yakinlah bahwa di setiap ujian yang Allah berikan kepada kita mampu untuk kita hadapi, karena yang menjadi masalah adalah bukan ujian yang datang, tetapi bagaimana cara kita menghadapi dan mengambil hikmah dari setiap kejadian yang datang kepada kita. Laksana anak kecil yang akan naik kelas dari mulai kelas 1 ke kelas 2, maka untuk bisa mencapai ke kelas 2 sang anak pun harus bisa melewati ujian apakah ia mampu untuk lulus masuk ke kelas 2 atau tidak. Ujian Allah bisa datang kapan saja dan dari arah yang tidak di duga duga, ia seperti angin yang sulit untuk kita terka arah datangnya. Maka Hal yang kemudian harus kita siapkan adalah bukan untuk mengetahui kapan ujian itu datang, tetapi seberapa siapkah diri kita untuk menyiapkan manuver keimanan ketika ujian itu datang.



UNTUK KAUM HAWA

As-salamualaikum.,Wr.Wb
Kali ini, kita akan membahas tentang WANITA.
Alhamdulillah, sesungguhnya seluruh tubuh wanita adalah aurat bagi lelaki yang bukan mahramnya. Ia tidak boleh menampakkan diri di hadapan kaum lelaki meskipun tubuhnya ditutupi dengan pakaian jika dengan melihat sosoknya dan cara berjalannya dapat menimbulkan fitnah. Lalu bagaimana dengan wanita yang memakai gaun dalam resepsi pernikahan, berjalan lenggak-lenggok menarik semua perhatian orang di sekitar. itu adalah HARAM. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam telah mengancam dengan keras kaum wanita yang mengenakan pakaian tipis dan sempit dalam sabdanya:

"Dua kelompok manusia yang termasuk penghuni neraka. Salah satunya: Wanita-wanita yang berbusana tetapi pada hakikatnya telanjang, berjalan berlenggak-lenggok menarik perhatian manusia, kepala-kepala mereka laksana punuk unta, mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak mencium aromanya."Islam menghormati WANITA, mereka bagaikan perhiasan berharga yang harus dijaga, wanita adalah hiasan dunia, dan seindah-indahnya hiasan adalah wanita solehah. ada banyak pantangan buat kita ladies :
  1. Aurat wanita itu seluruh tubuh, kecuali muka dan telapak tangan, kaki juga aurat ladies, jadi kalau mau keluar jangan lupa pakek kaos kaki ya? Insyaallah semua pasti ada kebaikan didalamnya.
  2. Tidak memakai wangi-wangian yang berlebihan karena akan berakibat timbulnya zina. Apalagi jika seorang wanita yang dengan sengaja memoles dirinya, dan dapat memunculkan syahwat bagi laki-laki yang melihatnya. Sudah jelas akan sangat dilarang oleh islam.

    Katakanlah kepada wanita beriman: “ Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) Nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai oarng-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS An-Nur, 24: 31).

  3. Dalam islam, bersolek untuk memperindah diri itu boleh, Itu adalah anjuran. Karena Allah sangat menyukai sesuatu yang indah. Akan tetapi, islam mempunyai batasan-batasan tersendiri untuk wanita dalam hal bersolek atau dandan. Dengan tujuan untuk memperindah dirinya, beberapa hal yang dilarang dalam bersolek di antaranya :
      1. Menyulam alis (sulam alis) karena sulam alis termasuk tatto.
      2. Memanjangkan kuku, kuku tidak boleh di panjangkan lebih dari 40 hari, hayooo di sini siapa yang memanjangkan kukunya? ingat, seperti halnya, jika seorang ibu melarang kita melakukan sesuatu, itu semata-mata karena ia menyayangi anaknya dan demi kebaikan anaknya juga, begitu juga halnya Allah memberi larangan kepada kaum WANITA, karena Islam sangat menghormati Wanita. Islam tidak ingin wanita di pandang rendah. jangan pula wanita itu merendahkan dirinya sendiri karena pada hakikatnya wanita di ciptakan dengan kelebihan yang tidak di miliki oleh seorang laki-laki. ia mampu bertahan selama 9 bulan demi sibuah hatinya, dengan bersusah payah ia melahirkan mempertaruhkan nyawa, menyusui si buah hati dengan kasih sayang bahkan dalam sebuah hadits disebutkan bahwa pernah ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata :  “Wahai Rasulullah, siapa orang yang paling berhak bagi aku untuk berlaku bajik kepadanya?” Nabi menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab, “Ayahmu.” (HR. Bukhari, Kitab al-Adab no. 5971 juga Muslim, Kitab al-Birr wa ash-Shilah no. 2548) tidakkah terlintas berapa ribu kesalahan yang membuat diri kita rendah sendiri di hadapan Allah, di hadapan orang yang bukan mahram kita, padahal Allah telah meninggikan derajat seorang kita (WANITA).
      3. Tidak dibolehkan memakai rambut palsu, operasi plastik, memakai bulu mata palsu, mengkikir gigi, mencukur alis, dan bersanggul dengan rambut palsu,bersanggul boleh menggukan rambut sendiri tapi hendaknya digulung kebawah jangan seperti punuk unta, karena hal yang mengubah-ubah sesuatu yang telah Allah ciptakan, sama saja kita tidak mensyukuri apa yang telah Allah beri kepada kita.Sebagaimana telah dijelaskan dalam Al-qur'an “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”(QS. 14:7)
      4. Islam menentang sikap berlebih-lebihan dalam berhias sampai kepada suatu batas yang menjurus kepada suatu sikap mengubah ciptaan Allah yang oleh al-Quran dinilai, bahawa mengubah ciptaan Allah itu sebagai salah satu ajakan syaitan kepada pengikut-pengikutnya, dimana syaitan akan berkata kepada pengikutnya itu sebagai berikut: “Sungguh akan kami pengaruhi mereka itu, sehingga mereka mahu mengubah ciptaan Allah.” (an-Nisa': 119). Kemudian disebutkan dalam hadis, dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Allah melaknat wanita yang menjadi tukang tato dan wanita yang minta ditato, wanita yang mencabuti bulu alis dan wanita yang minta agar bulu alisnya dicabuti, demikian pula wanita yang merenggangkan giginya demi kecantikan. Merekalah wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim) 
  4. Oleh karena itu, dedikasikanlah apa yang kita punya, untuk suami kita kelak. Perempuan adalah ciptaan Allâh yang hadir atas nama cinta. Hawa adalah perempuan pertama yang diciptakan atas dasar cinta Allâh kepada Adam. Dia diciptakan untuk menjadi pasangan bagi Adam atas kehendak Allâh sendiri karena manusia itu diciptakan semuanya berpasangan.

    Dengan berjalannya waktu telah kita saksikan manusia meletakkan derajat seorang perempuan di tahap yang paling bawah. Anak perempuan dibunuh, golongan perempuan dijadikan alat pemuas nafsu laki-laki, perempauan diperlakukan dengan kasar dan hina sehingga Islam datang yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam dengan membawa risalah untuk mengangkat derajat perempuan pada kedudukan yang labih baik dan mulia. Selanjutnya anak keturunan Hawa ini diangkat menjadi tinggi martabatnya dalam Islam.

    Perempuan adalah insan mukalaf sama seperti laki-laki, di tuntut supaya beribadah kepada Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ bahkan Islam yang indah ini datang mengakui kaum perempuan berhak mendapat penghargaan sebagai seorang ibu, isteri dan anak perempuan. Mereka juga bertanggungjawab sepenuhnya atas perilaku di dunia dan di akhirat, Islam memberikan hak harta untuk membelanjakannya serta mengurusnya. Berdasarkan prinsip umum, perempuan adalah sama seperti laki-laki dari segi memikul tuntutan syara’ melainkan apa yang dikecualikan oleh Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ. Allâh berfirman dalam al-Qur’ân,

     “Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain.Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allâh, dan Allâh pada sisi-Nya pahala yang baik.” (QS Ali ‘Imrân[3]:195)
         
    Islam menjunjung tinggi martabat kaum perempuan yang taat kepada Allâh dan Rasul. Sepanjang zaman kita lihat srikandi-srikandi Islam begitu teguh mempertahankan diri dan muru’ah –kehormatan- serta berjuang kerana Allâh. Walau bagaimanapun memang benar, pernah dikatakan Rasûlullâh bahwa antara golongan yang paling banyak mamasuki neraka adalah perempuan. Namun, jangan kita lupakan bahwa kaum perempuan juga mudah untuk memasuki surga. Bagaimanapun, hari ini banyak kaum perempuan kurang menyadari kemuliaan kedudukan mereka di sisi agama bahkan larangann dan perintah bukanlah untuk menyusahkan mereka tetapi di situlah letak murninya seorang perempuan.

    Wassalam,.Wr.wb